Skip to content

Bagaimana Memotivasi Diri Anda

18 Oktober 2012

Untuk tetap termotivasi merupakan sebuah perjuangan. Diri kita secara konstan diserang dengan pikiran negatif dan kekhawatiran akan masa depan. Setiap orang menghadapi keraguan dan depresi. Yang membedakan dengan orang sukses adalah kemampuan mereka untuk tetap maju.

Tidak ada solusi yang mudah untuk mereka yang kurang motivasi. Walaupun kita telah mengalahkannya, masalah akan tetap muncul dan menurunkan motivasi. Kunci dalam memotivasi diri adalah memahami pikiran anda dan bagaimana pikiran tersebut mengendalikan emosi anda. Dengan belajar cara menjaga pikiran positif, menetralisir pikiran negatif dan fokus pada tugas anda, anda dapat menjaga diri anda tetap termotivasi.

Alasan Hilangnya Motivasi

Ada 3 alasan utama yang menyebabkan kita kehilangan motivasi

  1. Kurangnya kepercayaan diri – Jika anda tidak percaya bahwa anda dapat sukses, buat apa lagi anda mencoba?
  2. Kurangnya fokus – Jika anda tidak tahu apa yang anda inginkan, apakah benar anda menginginkan sesuatu?
  3. Kurangnya arah – Jika anda tidak tahu mau melakukan apa, bagaimana anda dapat termotivasi untuk melakukan hal tersebut?

Bagaimana Meningkatkan Kepercayaan Diri

Pembunuh pertama motivasi adalah kurangnya kepercayaan diri. Ketika hal ini terjadi, biasanya dikarenakan anda terlalu memfokuskan pikiran anda terhadap apa yang anda inginkan dan mengabaikan apa yang telah anda miliki. Ketika anda hanya berpikir tentang apa yang anda inginkan, pikiran anda akan membuat alasan kenapa anda tidak dapat mendapatkan apa yang anda inginkan. Hal ini menimbulkan pikiran negatif. Pikiran anda akan didominasi dengan pikiran akan kegagalan masa lalu, ketidakberuntungan maupun kelemahan diri. Anda akan merasa iri dengan kompetitor lain dan mulai membuat alasan kenapa anda tidak dapat sukses. Dalam kondisi ini, anda akan cenderung membuat impresi yang buruk, memikirkan yang buruk tentang orang lain dan kehilangan kepercayaan diri.

Cara untuk keluar dari pola pemikiran ini adalah dengan selalu bersyukur. Tetapkan diri anda untuk berfokus pada semua yang positif dalam diri anda. Buat sebuah daftar tentang kekuatan anda, kesuksesan masa lalu dan kesempatan yang dapat anda ambil. Kita cenderung mengabaikan kekuatan diri kita dan selalu terfokus pada kegagalan. Dengan berusaha senantiasa bersyukur, anda akan menyadari bahwa anda telah memiliki kesuksesan dan keberhasilan itu. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan diri dan membuat anda lebih termotivasi untuk menggapai kesuksesan lagi.

Mungkin terdengar aneh tetapi sangat efektif, bahwa mengulang-ulang hal yang telah anda ketahui dapat meningkatkan cara berpikir (mindset) anda. Pikiran mendistorsi realitas untuk mempercayai apa yang ingin dia percayai. Semakin negatif yang anda pikirkan, semakin pikiran anda meyakini dan mempercayai hal tersebut. Ketika anda percaya bahwa anda layak untuk sukses, maka pikiran anda akan mencari cara untuk mencapai hal tersebut. Cara terbaik untuk mencapai kesuksesan diri anda adalah dengan menimbulkan keinginan yang murni untuk memberi nilai bagi sekeliling kita.

Mengembangkan Fokus yang Nyata

Pembunuh kedua motivasi adalah kurangnya fokus. Seberapa sering anda berfokus pada apa yang anda tidak inginkan dibandingkan berfokus pada tujuan yang nyata? Kita umumnya berpikir tentang ketakutan. Saya takut menjadi miskin. Saya takut tidak ada yang menghormati saya. Saya takut sendirian. Masalah dengan cara berpikir ini adalah bahwa ketakutan itu sendiri tidak menimbulkan aksi bahkan menurunkan motivasi anda.

Jika anda berada pada pemikiran yang dipenuhi ketakutan, langkah pertama adalah memfokuskan energi tersebut untuk membuat sebuah tujuan yang jelas. Dengan tujuan yang jelas, anda secara otomatis mempersiapkan langkah-langkah yang jelas juga. Jika anda takut akan kemiskinan, maka susunlah rencana untuk meningkatkan pendapatan anda. Bisa dengan bersekolah, mencari pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi atau membuat sebuah usaha. Kunci utama adalah bergerak dari keinginan yang tidak jelas menjadi keinginan yang terfokus dan nyata serta memiliki langkah yang dapat diukur.

Dengan memfokuskan pikiran terhadap tujuan yang positif dibandingkan ketakutan yang tidak jelas, anda membuat otak anda bekerja. Secara instant, pikiran ada membuat perencanaan untuk sukses. Daripada kuatir akan masa depan, anda dapat memulai sesuatu saat ini. Inilah langkah pertama dimana motivasi anda mulai melakukan aksi. Ketika anda tahu apa yang anda inginkan, anda mulai mengambil aksi.

Menentukan Arahan

Bagian terakhir dari motivasi adalah “arahan”. Jika fokus berarti memiliki tujuan utama, Arahan adalah memiliki langkah-langkah strategi untuk mencapai tujuan. Kurangnya arahan mematikan motivasi anda karena anda tidak memiliki langkah berikut yang jelas sehingga kita mudah menyerah. Sebagai contoh, seseorang ingin memiliki blog populer, tetapi lebih banyak menghabiskan waktu untuk membaca cara membuat blog dibandingkan menulis sebuah artikel.

Kunci untuk mendapatkan arahan adalah dengan mengidentifikasi aktifitas yang dapat membawa pada kesuksesan. Untuk setiap tujuan, ada yang harus dilakukan dan ada yang tidak. Buatlah sebuah daftar aktifitas dan susunlah berdasarkan hasil. Kemudian bentuklah sebuah rencana aksi yang berfokus pada kegiatan-kegiatan yang akan membawa hasil yang besar. Senantiasa melihat kembali setiap tugas penting akan memberikan energi menuju kesuksesan.

Ketika motivasi mulai pudar, anda dapat mengembalikannya dengan membentuk dua rencana aksi yang positif. Pertama adalah tugas kecil yang anda ingin kerjakan, dan kedua adalah untuk mencapai tujuan jangka panjang. Segera lakukan tugas kecil, karena hal ini akan menimbulkan momentum positif. Setelah itu lakukan langkah pertama untuk mencapai tujuan jangka panjang. Dengan melakukan hal ini secara berkala dapat membantu anda keluar dari kemerosotan, memberikan kekuatan positif dan kembali menggerakkan rencana jangka panjang yang telah dibut.

Anda pasti akan mengalami keadaan energi yang rendah, kurang beruntung maupun kegagalan. Jika anda tidak mendisiplinkan pikiran anda, hambatan kecil ini dapat menjadi besar. Dengan tetap bertahan melawan tiga besar pembunuh motivasi ini, anda dapat menjaga motivasi dan membawa diri anda kepada kesuskesan.

Diterjemahkan secara bebas dari http://www.pickthebrain.com/

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: