Skip to content

8 Pola Berpikir yang Destruktif dan Cara Mengubahnya

19 Oktober 2012

Sulit untuk fokus pada sesuatu yang baik saat hal-hal buruk kelihatannya sedang terjadi dalam hidup Anda. Namun Anda dapat melatih pikiran Anda untuk tetap berfokus pada hal-hal baik dalam hidup Anda daripada tetap berpikir tentang hal yang buruk  Artikel ini membahas bagaimana mengubah cara berpikir Anda, mengubah pola pikir Anda. Apakah Anda menggunakan salah satu dari pola berpikir ini dalam kehidupan Anda?

  1. Pola pikir ‘Life is shit’ – Segala sesuatu dalam hidup adalah buruk, semua orang tidak bisa dipercaya dan tidak ada sesuatu yang baik yang terjadi pada mereka. Contoh. “Aku tidak akan mendapatkan pekerjaan itu, pewawancara itu tidak menyukaiku dan Aku pun tidak menyukai mereka.”
  2. Pola pikir dengan mengambil ‘kesimpulan yang tidak tepat’ – Anda cenderung membuat banyak kesimpulan tanpa adanya cukup bukti untuk mendukung kesimpulan Anda. Ini bisa menjadi pola pikir yang sangat merusak karena dapat membatasi Anda dalam melihat realitas yang sebenarnya.Contoh, “Dia berjalan agak lucu, ia pasti seorang gay.”
  3. Pola pikir ‘Tidak pernah untuk saya’ – Pola pikir ini ketika Anda berpikir tidak ada hal baik akan pernah terjadi pada Anda. Ini merupakan cara berpikir dimana anda tidak mampu mempercayai bahwa Anda layak untuk sesuatu yang baik.Contoh, “Aku tidak akan pernah punya uang. Aku tidak punya uang sebelumnya jadi pasti tidak akan pernah punya uang juga di masa datang. Mungkin aku aka tetap melanjutkan pekerjaan buruk ini paling tidak untuk membayar utang. “
  4. Pola pikir ‘Meramalkan sesuatu yang negatif’ – Menganggap Anda tahu apa yang orang pikirkan tentang Anda dan itu semua buruk. Contoh, “Dia pikir aku idiot, aku tidak mau bicara dengannya.”
  5. Pola pikir “Seharusnya saya bisa” – Tipe orang ini tahu apa yang harus mereka lakukan untuk mengubah hidup mereka, mereka mampu dan mereka tahu dan mereka akan melakukannya hanya jika….. Contoh, “Aku tahu aku bisa dan akan masuk universitas, tetapi saat ini aku terlalu sibuk mengerjakan hal lain. Jadi aku akan mendaftar tahun depan.”
  6. Pola pikir “berdasarkan Emosi” – Emosi Anda mengendalikan apa yang Anda pikirkan sehingga hal itu menjadi realita.Contoh, “Aku merasa tidak mampu melakukan hal itu, jadi aku pasti tidak mampu “.
  7. Pola pikir ‘Semua ini salahku’ – Anda melihat diri Anda sebagai penyebab dari segala sesuatu yang buruk yang telah terjadi.Contoh, “Ini salahku sehingga dia meninggalkanku untuk wanita lain.” Anda akan melihat bahwa tipe orang ini tidak dapat bertanggung jawab untuk hal-hal baik yang terjadi.
  8. Pola pikir ‘Mereka semua salah’ – Anda melihat semua orang sebagai orang yang tidak mampu melakukan sesuatu dengan benar dan cara Anda adalah cara terbaik untuk melakukannya.Contoh, “Dia tidak bisa melakukannya dengan benar, aku akan lembur dan memperbaikinya ketika dia pergi.”

Bagaimana Mengubah Pola Pikir Destruktif?

Tahap pertama adalah mengenali permasalahan – Anda akan menemukan banyak yang berpikir hal ini bukan masalah sehingga tidak perlu untuk mengubah. Jika ini Anda, maka Anda tidak perlu melakukan apa-apa. Jika Anda ingin berubah, Anda harus berpikir bahwa Anda butuh berubah dan Anda akan mulai untuk mengenali apa yang perlu diubah. Hal ini biasanya dimulai dengan persepsi Anda tentang kehidupan. Setiap orang mempersepsikan kehidupan secara berbeda, karena kenyataannya hidup setiap orang berbeda. Saya tidak hidup di dunia yang sama seperti Anda dan Anda tidak hidup di dunia yang sama seperti saya.

Pandangan setiap orang berbeda dan semuanya berawal dari pola pikir yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Jika Anda berpikir hidup itu indah, maka Anda akan melihat hal-hal indah dalam hidup Anda, jika Anda berpikir hidup ini buruk, Anda akan menemukan hal-hal tentang kehidupan yang juga buruk. Ubahlah cara berpikir Anda dan Anda akan mengubah dunia tempat Anda tinggal. Pertama Anda harus mengenali pola pikir merusak Anda.

Tahap kedua adalah menyadari ketika Anda menggunakan pola pikir destruktif – Kita dapat menggunakan pola pikir yang berbeda tergantung pada apa yang kita lakukan. Contoh, Anda bisa menggunakan pola pikir positif di tempat kerja ketika Anda sangat percaya terhadap kemampuan Anda, dan dapat menggunakan pola pikir merusak ketika mencari cinta. Mengetahui ketika Anda menggunakan pola pikir merusak dapat membantu Anda untuk mengubah pola itu. Setelah Anda mengetahui saat Anda menggunakan pola pikir destruktif, maka sekarang saatnya untuk mengubahnya.

Tahap ketiga adalah menggantikan buruk dengan sesuatu yang baik – Ini adalah sesuatu yang tidak dapat Anda lakukan dengan segera. Jangan katakan “Aku tidak akan pernah bisa melakukan itu”, yang merupakan pola pikir lama Anda. menjadi “Aku bisa”. Hal itu tidak akan bekerja Anda harus menghilangkan pola pikir lama secara perlahan sambil secara perlahan memperbaiki pola pikir. Sebagai contoh:

Anda sedang barada di sebuah klub dan Anda ingin berbicara dengan seseorang yang Anda tertarik. Pikiran Anda “Dia tidak akan mau berbicara denganku . Dia terlalu cantik.” Anda dapat segera mengenali pola pikir merusak ini dan segera mengatakan kepada diri sendiri sesuatu yang baik tentang diri Anda. Hal Ini tidak akan segera membantu situasi Anda, tetapi secara perlahan-lahan akan mulai mengubah pola pikir lama yang destruktif dengan yang baru.

Tahap ini berlangsung dari waktu ke waktu dan tidak dapat segera Cara terbaik untuk mengubah pola pikir destruktif adalah perlahan-lahan menggantikannya dengan pola pikir yang lebih baik untuk Anda. Saya tahu orang menginginkan kehidupan yang instan. Tapi Anda tidak dapat mengubah hidup Anda dalam 1 hari, kecuali sesuatu yang drastis terjadi.

Untuk mengubah pola pikir Anda, Anda harus

Mengetahui
Menyadari
Perlahan-lahan berubah dan memperkenalkan pola pemikiran baru

Ubah hidup Anda dengan cara baru berpikir

Sumber: http://www.stevenaitchison.co.uk/

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: